Sudut Terang Penghilang Rasa Sakit
Aku terus berlari
Menuju lapangan luas
Semua putih tertutup kabut
Hanya sakit di dada yang kurasakan
Ku berputar mencari siapapun
Tapi ternyata aku sendiri
Aku jatuh
Pandanganku menjadi hitam
Yang kudengar hanya tangisan
Dan suara itu sangat aku kenali
Memanggil namaku terus menerus
Memintaku untuk kembali
Lalu aku ikuti suara itu
Tetapi
Aku terhenti sejenak
Aku mendengar suara seseorang
Memanggil namaku dengan sangat tenang
Ternyata itu ibuku
Beliau bertanya padaku
Kenapa aku sudah sampai disana
Dan mengajaku ke sudut terang
Yang berada jauh dari tempatku berdiri
Aku tak hiraukan suara tangisan yang terus memanggilku
Aku pergi bersama ibuku
Entah tempat apa yang aku datangi
Tapi aku merasa tenang
Tak ada rasa sakit didadaku
Apa aku sudah jauh dari tempatku yang seharusnya?
Menuju lapangan luas
Semua putih tertutup kabut
Hanya sakit di dada yang kurasakan
Ku berputar mencari siapapun
Tapi ternyata aku sendiri
Aku jatuh
Pandanganku menjadi hitam
Yang kudengar hanya tangisan
Dan suara itu sangat aku kenali
Memanggil namaku terus menerus
Memintaku untuk kembali
Lalu aku ikuti suara itu
Tetapi
Aku terhenti sejenak
Aku mendengar suara seseorang
Memanggil namaku dengan sangat tenang
Ternyata itu ibuku
Beliau bertanya padaku
Kenapa aku sudah sampai disana
Dan mengajaku ke sudut terang
Yang berada jauh dari tempatku berdiri
Aku tak hiraukan suara tangisan yang terus memanggilku
Aku pergi bersama ibuku
Entah tempat apa yang aku datangi
Tapi aku merasa tenang
Tak ada rasa sakit didadaku
Apa aku sudah jauh dari tempatku yang seharusnya?
Comments
Post a Comment