Mimpi
Kamulah pusat semestaku
Semesta yang tak nyata
Dan tak pernah bisa ku singgahi
Kamu adalah kenyataan
yang tak pernah sejalan
Serta menjatuhkan berkalikali
Aku bisa apa
Hanya duduk diam mematung
Memandang perasaan yang tak pernah luntur
Merasakan perih yang tak kunjung berhenti
Sejauh apapun aku berlari
Sebanyak apapun aku mengabaikan
Tetap saja
Kamulah pemeran utamanya
Khayalku terus melejit
Mimpiku tak terkendali
Entah sampai kapan ini akan terus menguasaiku
Comments
Post a Comment