Terimakasih
Teruntuk kamu,
Terima kasih.
Terimakasih telah hadir,
Terimakasih sudah membuat hariku merasakan banyak warna,
Singkat memang,
Tapi aku merasakan bahagia luar biasa,
Hanya butuh beberapa hari aku mengenalmu,
Dan hanya butuh 2 hari untuk aku menyayanginmu.
Kamu orang pertama,
Yang membuatku yakin untuk menjatuhkan seluruh hatiku,
Dan merasakan sayang terhebat yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya.
Untuk melirik oranglain pun aku tidak ingin,
Apalagi membuatmu sakit.
Kamu membuatku tidak berselera memandang lingkunganku sendiri.
Aku suka caramu memanggil namaku.
Aku suka caramu memetik gitar dan menyandungkan sebuah lagu untukku.
Aku suka caramu menatap mataku ketika kita berbicara.
Mungkin aku suka semua caramu padaku.
Bahkan aku mencintaimu hingga kebagian kecil yang ada pada dirimu.
Aku suka caramu memanggil namaku.
Aku suka caramu memetik gitar dan menyandungkan sebuah lagu untukku.
Aku suka caramu menatap mataku ketika kita berbicara.
Mungkin aku suka semua caramu padaku.
Bahkan aku mencintaimu hingga kebagian kecil yang ada pada dirimu.
Aku tau kamu memilihnya, tidak masalah.
Aku tau aku tidak pantas menggantikannya dalam hatimu,
Aku sadar itu.
Dia beruntung bisa bersamamu sekarang.
Bisa bersama hatimu serta ragamu bersamaan.
Mungkin mendapatkanmu seutuhnya.
Bisakah aku menyimpanmu terus menerus?
Aku tidak bisa menggantikan posisimu dengan siapapun.
Bahkan tidak terpikir untukku menggantikannya.
Kamu tak perlu membalas perasaanku,
Cukup aku saja yang menyayangimu.
Tenang,
Aku tidak akan mengganggumu setelah ini.
Tapi,
Izinkan aku melihatmu dengan sudut mataku,
Hanya untuk memastikan kamu bahagia.
Aku akan pergi darimu sejauh mungkin,
Sampai kamu tidak dapat melihatku lagi.
Biarkan perasaan ini hilang ditelan waktu.
Karena aku tak ingin menghapusmu begitu saja.
Merindukanmu memang menyakitkan.
Layaknya berada di neraka.
Karena aku tidak bisa melihatmu setiap waktu.
Tapi,
Ketika aku jatuh dan aku dapat melihatmu keesokan harinya,
Mungkin itu surga bagiku.
Tapi aku sadar itu semu.
Merindukanmu memang menyakitkan.
Layaknya berada di neraka.
Karena aku tidak bisa melihatmu setiap waktu.
Tapi,
Ketika aku jatuh dan aku dapat melihatmu keesokan harinya,
Mungkin itu surga bagiku.
Tapi aku sadar itu semu.
Bahagia ya,
Buat dia menjadi orang terakhir di hidupmu.
Jangan ada lagi 'aku' yang lain,
Jika kamu tak ingin adalagi yang terluka nantinya.
Bila dia menyakitimu lagi,
Ingat semua perjuanganmu untuknya.
Ingat semua mimpi mimpi yang kamu rangkai bersamanya.
Ingat semua yang dia lakukan ketika kalian baikbaik saja.
Ingat perkataan sayangnya padamu.
Terimakasih sudah memberikan akhir sebanding dengan awal yang kita mulai.
Kamu ilusi terindah yang pernah kupunya.
Aku menyayangimu, aku pergi.
Comments
Post a Comment